Akun WhatsApp Terblokir?

Hindari 5 Kesalahan Fatal Ini & Gunakan Strategi Anti-Banned

Kembali ke Blog Anti Blokir WhatsApp

Salah satu mimpi buruk pebisnis online adalah ketika membuka smartphone dan melihat pesan: "Nomor Anda diblokir dari menggunakan WhatsApp."

WhatsApp sangat ketat dalam menjaga ekosistemnya dari spam. Jika Anda menggunakan WhatsApp untuk marketing tanpa strategi yang benar, akun Anda adalah target empuk untuk terkena *banned* permanen. Namun, jangan khawatir, ada cara aman untuk melakukan otomasi tanpa melanggar kebijakan Meta secara brutal.

1. Mengirim Pesan Massal Tanpa Jeda (Spamming)

Kesalahan paling umum adalah mengirim ribuan pesan dalam waktu singkat menggunakan tools "blast" murahan. WhatsApp memiliki pendeteksi bot yang sangat sensitif terhadap pola pengiriman yang tidak wajar.

Solusi: Gunakan fitur *random delay* (jeda acak) di AiWhat. Jangan kirim pesan setiap 1 detik, tapi buatlah variasi antara 10-60 detik per pesan untuk meniru perilaku manusia.

💡 Rekomendasi Solusi untuk Anda

🚜
Ternak Akun & Monitor Live dengan Sonson

Butuh banyak akun untuk monitoring live stream Shopee/TikTok secara otomatis? Sonson adalah solusinya.

Cek Sonson Sekarang

2. Tidak Memberikan Opsi "Berhenti" (Opt-Out)

Penyebab utama nomor diblokir bukan hanya sistem AI WhatsApp, tapi **laporan (report) dari pengguna**. Jika orang merasa terganggu dan tidak tahu cara berhenti mendapatkan pesan Anda, mereka akan menekan tombol "Report".

Selalu selipkan pesan kecil di akhir chat seperti: *"Balas 'TIDAK' jika Anda tidak ingin menerima informasi ini lagi."* Menghapus seseorang dari list lebih baik daripada kehilangan satu nomor WhatsApp.

3. Mengabaikan Fitur "Warming Up" Nomor Baru

Nomor yang baru didaftarkan tidak boleh langsung digunakan untuk mengirim 500 pesan. Nomor tersebut harus "dipanaskan" terlebih dahulu dengan interaksi dua arah yang organik.

4. Pesan yang Terlalu Kaku & Tidak Relevan

Meta menggunakan AI untuk mendeteksi isi pesan. Jika ribuan orang menerima teks yang 100% identik (copy-paste), itu adalah tanda merah.

Tips: Gunakan variabel personalisasi di AiWhat seperti menyapa nama depan pelanggan atau menyebutkan produk yang terakhir mereka beli. Ini membuat pesan terasa unik dan personal.

🏘️ Solusi Digital untuk Komunitas

🏡
Kelola RT/RW Modern dengan Sirutin

Sirutin (Sistem Informasi Rukun Tetangga Indonesia) adalah aplikasi administrasi RT/RW modern untuk surat menyurat, iuran, hingga pengumuman warga otomatis via WhatsApp.

Cek Sirutin Sekarang

5. Menggunakan Proxy atau IP Address yang "Kotor"

Jika Anda menjalankan banyak akun WhatsApp dalam satu IP server yang sering digunakan untuk spam, semua akun tersebut bisa kena blokir secara massal (*mass-banned*). Pastikan sistem otomasi Anda menggunakan infrastruktur yang bersih.

Gunakan AiWhat untuk Otomasi Aman

AiWhat dirancang dengan algoritma cerdas yang meniru interaksi manusia, lengkap dengan variabel dinamis dan jeda pengiriman yang aman.

Coba AiWhat Sekarang